Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menteri Prabowo Ikut Incar Kursi Cawapres, Dedi Mulyadi Terancam Tersingkir?

Isu duet capres-cawapres Prabowo Subianto dan Dedi Mulyadi di Pilpres 2029 kembali mencuat. Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang elektabilitasnya tinggi, dikabarkan akan pindah dari Partai Gerindra ke PSI. Pengamat politik Adi Prayitno menilai pasangan ini bisa meredam rumor kepindahan Dedi. Namun, wacana ini juga menimbulkan pertanyaan karena tidak lazim jika capres dan cawapres berasal dari satu partai, sementara partai koalisi lain juga menginginkan kesempatan serupa.

Dalam survei terbaru SMRC dan Indikator Politik Indonesia, Dedi Mulyadi unggul atas Prabowo Subianto. Dalam simulasi semi terbuka SMRC, Dedi meraih 35% elektabilitas, sementara Prabowo hanya 14,5%. Dalam simulasi head-to-head, Dedi lebih unggul signifikan dengan 59% dibanding 28,3% untuk Prabowo. Indikator Politik Indonesia juga mencatat Dedi memimpin dalam simulasi elektabilitasnya.

Meski tingkat pengenalan publik terhadap Prabowo lebih tinggi (98,8% vs 88,2%), tingkat kesukaan responden terhadap Dedi jauh lebih unggul, yakni 88,3% dibanding 68,1% untuk Prabowo. Hal ini menjadi pertimbangan bagi pihak yang ingin memformulasikan strategi pemilu 2029.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait