Merasa Ditipu Saat Beli Mobil di Surabaya, Belasan Pembeli Lapor Armuji
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Beberapa pembeli mobil di kawasan Kenjeran, Surabaya merasa ditipu oleh dealer setelah membayar lunas tetapi tidak menerima unit mobil atau pengembalian uang. Salah satu korban, Nensi Natalia, sudah membayar 100 persen sejak Januari 2026 melalui rekening yang diberikan oleh sales yang mengaku sebagai SPV, RF. Meskipun sudah menerima kuitansi resmi dengan stempel dan logo perusahaan, mobil listrik yang dipesan tidak bisa dikirim karena baterai rusak. Sales kemudian mengaku baterai pengganti masih berkualitas buruk. Nensi memutuskan mengajukan pengembalian uang karena tidak yakin dengan kualitas mobil. Kasus ini dilaporkan ke Wakil Wali Kota Surabaya Armuji untuk ditelusuri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 18.30
Heboh Kasus di Surabaya Rugikan Konsumen, Wuling Buka Suara
Berita terkait
Gandeng Dealer Ternama, Xiaomi Auto Siap Gebrak Pasar Eropa
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 10.32
Jepang Gunakan AI Deteksi Skema Ponzi dan Penipuan Investasi
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.28
Pemilik Konveksi di Surabaya Dipolisikan Atas Dugaan Penipuan, Korban Rugi Rp3 Miliar
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 20.22
Xpeng Buka Gerai ke-500 di Dunia, Kenapa Harus di Surabaya?
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 09.21