Merek dan Pabrik Motor Listrik Makin Banyak, Kenapa Pembelinya Tak Bertambah?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri sepeda motor listrik di Indonesia tengah berkembang pesat dari sisi jumlah pelaku usaha, kapasitas produksi, dan tingkat lokalisasi. Aismoli mencatat 83 perusahaan terdaftar di Kementerian Perindustrian, dengan 69 di antaranya adalah produsen sepeda motor listrik roda dua. Namun, pertumbuhan ini belum diikuti oleh peningkatan permintaan yang signifikan. Penetrasi motor listrik masih berada di bawah 1% dari total populasi sepeda motor konvensional yang mencapai sekitar 145 juta unit. Penjualan motor listrik pernah meningkat drastis dari 17.000 unit pada 2022 menjadi 77.000 unit pada 2024, didorong oleh program insentif pemerintah. Namun, ketika insentif dihentikan, penjualan pada 2025 mengalami penurunan sekitar 23%. Aismoli menilai penurunan ini masih lebih rendah dibandingkan negara lain yang mengalami kontraksi lebih dari 50% setelah insentif dicabut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 11.02
Harapan Asosiasi Pada Regulasi Insentif Motor Listrik
Berita terkait
Asosiasi Tunggu Detail Mekanisme Insentif Motor Listrik, Hanggoro: Siap Berdiskusi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 09.25
Kelebihan dan Kekurangan Wuling Aira EV yang Perlu Diketahui
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.10
Pemerintah Indonesia Kembali Beri Insentif Motor Listrik, Ini Alasannya
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 08.35
Pemerintah Diingatkan Soal Program Insentif Motor Listrik, Catat
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 07.12