Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) mencatat peningkatan rekening valuta asing (valas), sejalan dengan tren industri perbankan. Menurut Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga, Noviady Wahyudi, pertumbuhan ini terutama terjadi pada nasabah segmen affluent. Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan rekening US Dollar naik 185,5% secara year on year (yoy) per Juni 2026, sementara nominal tabungan valas mencapai Rp1.741,46 triliun, naik 19,5% yoy. Di CIMB Niaga, pertumbuhan rekening valas melebihi 20%, didorong oleh minat nasabah khususnya anak muda yang membeli valas untuk keperluan traveling dan pendidikan di luar negeri.
Aplikasi mobile banking OCTO Mobile milik CIMB Niaga memudahkan nasabah melihat kurs mata uang asing, bertransaksi, dan menggunakan fitur rate guaranteed. Jika ditemukan kurs lebih menguntungkan di luar, CIMB Niaga akan membayar selisihnya tiga kali lipat. Pertumbuhan ini terjadi dalam 24 bulan terakhir dan tidak hanya terfokus pada dolar AS, tetapi juga mata uang lain seperti ringgit Malaysia, won Korea, dan yuan China.
Kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) baru dalam PP Nomor 21 Tahun 2026 yang mewajibkan penempatan DHE 100% di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mulai berlaku 1 Juni 2026, lebih mempengaruhi rekening valas non ritel. Namun, menurut Noviady, animo nasabah individu tetap tinggi, terutama dengan fluktuasi exchange rate dan kebutuhan seperti pendidikan anak di luar negeri.
Bagikan
Berita terkait
CIMB Niaga Bidik Business Owner dengan Layanan Bisnis dan Personal
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 21.25
CIMB Niaga luncurkan layanan "business owners smart solution"
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 21.24
Hindari Investasi Bodong, CIMB Niaga Ungkap 3 Fondasi Smart Investor
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.25
OJK minta masyarakat tetap tenang tanggapi penundaan rekening AMPB
ANTARA News · 25 Agustus 2026 pukul 14.11