Mobil Operasional Mau Dijual? Temuan Kecil Bisa Jadi Alasan Harga Ditekan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penjualan mobil operasional perusahaan dipengaruhi kuatnya kondisi aktual kendaraan. Data Asosiasi Mobil Bekas Indonesia (AMBI) mencatat penjualan mobil bekas tumbuh 5 persen hingga September 2025, sementara pada Januari 2026 penjualan naik 6 persen meski pasar mobil baru masih menghadapi tantangan. Kondisi kendaraan seperti goresan, perbedaan warna panel, suara kaki-kaki, rembesan oli, dan respons transmisi menjadi titik krusial saat inspeksi calon pembeli. Tanpa data pembanding, temuan ini mudah berubah menjadi alasan penurunan harga karena persepsi negatif. Pasar mobil bekas semakin menuntut transparansi. Laporan Sinarmas Hana Finance (Februari 2026) menunjukkan konsumen khawatir soal ketidakpastian kondisi kendaraan, termasuk mesin, transmisi, riwayat kecelakaan, legalitas, dan biaya perbaikan pasca-transaksi. Mereka tidak hanya membandingkan harga, tetapi ingin tahu apa yang diterima setelah beli. Pemeriksaan kendaraan sebelum ditawarkan ke pasar menjadi solusi. CEO Garasi.id Ardy Alam menekankan pentingnya data independen agar negosiasi berbasis fakta bukan asumsi. Layanan inspeksi Garasi.id menyentuh 170 titik termasuk interior, eksterior, underhood, underbody, computer diagnostic, dan test jalan. Hasilnya membantu perusahaan memutuskan perbaiki atau jual langsung, sekaligus menjadi data pendukung di perundingan. Data GAIKINDO juga mencatat aktivitas tukar tambah naik 53 persen dan jumlah penjual naik 47 persen sepanjang 2025, menunjukkan pentingnya transparansi dalam transaksi.
Bagikan
Berita terkait
43 Titik Perlintasan Kereta Api Sebidang Berisiko Tinggi Kecelakaan
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 22.02
BI dan MAS tunjuk bank yang bisa fasilitasi transaksi LCT RI-Singapura
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 21.55
Bahlil Dongkrak Target Lifting Minyak 612.500 Barel per Hari pada 2027
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 21.52
Komisi XII DPR Setujui Anggaran Kementerian ESDM Rp 27,37 T untuk 2027
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 21.51