Moneymaxxing, Tren Baru Hemat Finansial dan Trik Kelola Uang Gen Z
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321217/original/049351500_1786433246-93472c8c-3156-4f2c-a32c-a3c88f4f58cc.jpg)
Moneymaxxing adalah tren pengoptimalan keuangan yang populer di media sosial, menggabungkan pemangkasan anggaran tidak perlu, pemanfaatan poin hadiah, serta penyimpanan sisa uang di tabungan berbunga tinggi. Gerakan ini dipaparkan sebagai bagian dari rangkaian tren 'maxxing' lainnya seperti vacationmaxxing dan sleepmaxxing. Pendiri Sun Group Wealth Partners, Winnie Sun, menyatakan moneymaxxing bukan sekadar hemat, tetapi strategi cerdas untuk meraup keuntungan. Psikolog keuangan Brad Klontz menyukai tren ini sebagai alternatif yang lebih baik daripada credit-card maxxing. Saat ini, utang kartu kredit AS mencapai US$ 1,14 triliun dengan rata-rata per konsumen US$ 6.610. Lebih dari separuh milenial dan 72% Gen Z masih bergantung pada orang tua, dengan harapan keindependensan finansial di atas 37 tahun. Jack Howard dari Ally Bank menilai moneymaxxing berpotensi bertahan lama karena fokus pada kebiasaan harian jangka panjang. Howard menyarankan evaluasi arus kas, penetapan prioritas finansial, dan automatisasi pengelolaan uang. Teknologi AI dimanfaatkan untuk identifikasi pola pengeluaran dan strategi tabungan.
Bagikan
Berita terkait
Purbaya Beri Sinyal Tarik Pajak Baru Tahun Depan
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.00
Gaji Besar Bukan Lagi Satu-Satunya Alasan Gen Z Bertahan di Perusahaan
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 04.00
LPS Ingatkan Nasabah Tak Tergiur Bunga Tinggi
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 21.30
Refleksi Kemerdekaan Indonesia ke-81 dari Gen Z: Kebebasan Berpendapat-Bertarung dengan Algoritma
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 17.31