Moody's: Ekonomi AS Mulai Melambat Akibat Kenaikan Suku Bunga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4266430/original/071903200_1671506049-20221220-Libur-Natal-Tahun-Baru-AS-AP-10.jpg)
Ekonomi AS mulai melambat akibat kenaikan suku bunga The Fed yang sudah mulai terjadi sejak bulan September 2026. Kepala ekonom Moody's, Mark Zandi, menyatakan bahwa kenaikan suku bunga acuan dan yield obligasi jangka panjang yang naik ke 5,22% berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi. Bunga KPR 30 tahun mencapai 7,5%, tertinggi sejak musim semi 2024, membebani masyarakat yang ingin membeli rumah. Zandi memperkirakan tiga hingga empat kenaikan suku bunga tambahan akan terjadi dalam setahun ke depan, yang berpotensi memicu gelombang kebangkrutan korporasi, terutama bagi perusahaan dengan utang besar. Ia menekankan bahwa dampaknya akan lebih parah jika kenaikan suku bunga bertahan hingga tahun depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 05.00
Populer: Rolex Makin Sulit Didapat; Lowongan Kerja AS Lesu
Berita terkait
Wall Street Bangkit, Investor Mencermati Kenaikan Suku Bunga The Fed
kumparan · 18 September 2026 pukul 06.16
FOTO: Wall Street Ambruk Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 10.43
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 4% Abaikan Tuntutan Donald Trump
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 10.37
The Fed akhirnya naikkan suku bunga acuan
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 09.55