The Fed akhirnya naikkan suku bunga acuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 poin persentase menjadi kisaran 3,75% hingga 4% pada Rabu (16/9). Langkah pertama sejak Juli 2023 ini diambil untuk merespons lonjakan inflasi yang dipicu oleh konflik antara AS, Israel, dan Iran yang meningkatkan harga energi serta barang konsumsi.
Keputusan bulat FOMC ini menandai perubahan arah kebijakan dari rencana pemotongan suku bunga sebelumnya. Mayoritas pejabat FOMC memproyeksikan akan ada kenaikan tambahan tahun ini guna membawa inflasi kembali ke target 2%. Ketua The Fed, Kevin Warsh, menegaskan bahwa stabilitas harga kini menjadi prioritas utama dibandingkan dorongan lapangan kerja maksimum, meskipun kebijakan ini berpotensi memicu perselisihan dengan Presiden Donald Trump yang menginginkan suku bunga rendah untuk merangsang ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 10.37
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 4% Abaikan Tuntutan Donald Trump
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 10.02
The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps, Mayoritas Pejabat Proyeksikan akan Naik Lagi
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 09.41
The Fed Kerek Suku Bunga 25 Bps, Sinyal Kenaikan Masih Menguat
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.45
The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat
Berita terkait
Naikkan Suku Bunga Usai 3 Tahun, The Fed Beri Sinyal Hawkish hingga Akhir Tahun
kumparan · 17 September 2026 pukul 08.03
The Fed Nekat Naikkan Suku Bunga AS, Donald Trump Murka
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 07.24
Di Bawah Kevin Warsh The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps, Pertama Kali Sejak 2023
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 06.11
The Fed AS Naikkan Suku Bunga Jadi 3,75-4%, Pertama Sejak 2023
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 05.38