Moody's-Fitch Kasih Nilai Negatif ke Ekonomi RI, Purbaya: Mereka Offside!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kebingungan terhadap outlook kredit negatif yang dikeluarkan oleh Moody's dan Fitch Ratings terhadap ekonomi Indonesia. Menurutnya, kedua lembaga tersebut mengeluarkan penilaian sebelum data pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2026 dirilis. Setelah data resmi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,6% pada kuartal pertama 2026, Purbaya menilai Moody's dan Fitch salah dalam menilai kondisi ekonomi Indonesia. Ia menyebut kedua lembaga tersebut 'offside' karena menilai terlalu dini sebelum adanya data yang lengkap. Berbeda dengan Moody's dan Fitch, Purbaya menyampaikan bahwa S&P Global Ratings lebih tepat dalam menilai dengan melakukan diskusi mendalam terkait kebijakan fiskal, moneter, dan arah kebijakan strategis di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. S&P Global Ratings tidak mengulangi kesimpulan negatif dan justru melihat bahwa Indonesia bergerak ke arah yang benar. Purbaya menekankan bahwa data indikator perekonomian Indonesia sebenarnya menunjukkan kondisi yang cukup baik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 15.08
Canda Purbaya ke IMF-Bank Dunia: I'm The Most Unlucky Minister
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 10.40
Cerita Purbaya Ngaku ke IMF Jadi Menteri Paling Tak Beruntung Sedunia
Berita terkait
Bakom Ungkap Alasan Suahasil Ditunjuk Jadi Menkeu Gantikan Purbaya
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.10
Rapor Merah Purbaya: Deretan 'Dosa' Ekonomi di Balik Pemecatannya
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 16.20
'Dosa-dosa' Fatal Purbaya di Mata Prabowo: dari Pangkas Anggaran MBG dan Nyenggol Setoran Danantara
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 15.41
Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Hak Prerogatif Presiden, Kita Ikutin Saja
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 12.35