Muktamar NU di Jombang Ricuh, Peserta Protes Aturan Pencalonan Ketum PBNU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, diganggu kericuhan pada Minggu (30/8/2026). Rais Syuriah PCNU Kabupaten Tegal Nawawi Ashari menyatakan aksi protes ini merupakan bagian dari dinamika forum. Peserta muktamar protes terhadap aturan pencalonan Ketua Umum PBNU, khususnya ketentuan masa jeda satu tahun bagi mantan pejabat politik sebelum dapat mencalonkan diri. Mereka meminta agar masa jeda ini dihapus atau dipangkas menjadi enam bulan, menginginkan proses berjalan tanpa politisasi. Nawawi menyebutkan perbedaan pandangan antara peserta aksi dan panitia, di mana panitia tetap pada aturan yang sudah baku dalam Peraturan Perkumpulan (Perkum) NU. Peserta merasa aturan ini menghambat kandidat tertentu, sementara panitia menilainya sebagai ketentuan yang harus dipatuhi. Nawawi meminta panitia segera berdialog dengan massa protes untuk mencari solusi agar muktamar tidak terus tertunda, karena waktu pelaksanaan sudah melebihi jadwal yang ditetapkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.25
Demo di Area Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Lempar dan Pukulan
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 20.19
Muktamar Ke-35 NU Memanas, Gus Yahya Minta Massa Aksi Tenang dan Janji Cari Jalan Keluar
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 19.47
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Demo, Gus Ipul: Biasalah Dinamika
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 18.08
Muktamar NU Ricuh, Gus Yahya Minta Massa Aksi di Jombang Tetap Tenang
Berita terkait
Muhammadiyah Buka Posko Kesehatan dan Makanan Gratis di Muktamar NU
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 14.25
Posko Muhammadiyah Berdiri di Arena Muktamar NU
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.13
Pemilihan Ketum dan Rais Aam PBNU Digelar Minggu Malam
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 08.30
Caketum PBNU Gus Kikin Didukung Kiai Ma'ruf Amin?
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 08.00