Muktamar NU Ricuh, Gus Yahya Minta Massa Aksi di Jombang Tetap Tenang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, diganggu aksi massa yang menamakan diri Nahdliyyin Muda. Mereka protes terhadap penggunaan Peraturan Perkumpulan (Perkum) yang dinilai menghalangi pencalonan Gus Yusuf Chudlori dan Gus Salam Sohib sebagai calon Ketua Umum PBNU. Massa menyampaikan tujuh tuntutan, termasuk pengusulan Aswaja Center NU sebagai lembaga resmi dan pembentukan posko untuk mencegah intervensi. K.H. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), Ketua Umum PBNU, meminta massa tetap tenang dan berjanji mencari solusi bijaksana. Ia mengakui kapasitas Gus Yusuf namun menekankan keputusan akhir berada di tangan para muktamirin. Presiden juga menegaskan komitmen NU dalam menghadapi krisis nasional. Sidang Komisi Organisasi kemudian menyepakati larangan rangkap jabatan politik bagi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Muktamar juga menyepakati perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum melalui pemungutan suara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 19.47
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Demo, Gus Ipul: Biasalah Dinamika
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 19.30
Muktamar NU di Jombang Ricuh, Peserta Protes Aturan Pencalonan Ketum PBNU
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.25
Demo di Area Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Lempar dan Pukulan
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 15.33
Massa Gelar Aksi di Area Muktamar NU, Sebut Gus Yusuf Didiskriminasi
Berita terkait
Dinilai Diskriminatif, Pendukung Gus Yusuf Protes Aturan Pencalonan Ketum PBNU di Muktamar ke-35
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 18.46
Muhammadiyah Buka Posko Kesehatan dan Makanan Gratis di Muktamar NU
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 14.25
Posko Muhammadiyah Berdiri di Arena Muktamar NU
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.13
Situasi Muktamar NU Siang Ini: Debat Sengit, Simpatisan Demo Berujung Ricuh
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 13.52