Metrodata Ungkap Era Kejar Adopsi AI Sudah Lewat, Kini Fokus ke Dampak Bisnis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perusahaan di Indonesia kini beralih fokus dari sekadar adopsi AI ke dampak bisnis yang nyata dan terukur. Menurut Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk, Susanto Djaja, kecepatan penggunaan AI tidak lagi menjadi ukuran utama kemajuan, melainkan nilai yang dihasilkan dari investasi tersebut. Indonesia diketahui sebagai pasar dengan kecepatan adopsi AI tertinggi di kawasan Asia Pasifik, namun kematangan implementasinya masih rendah, yakni hanya mencapai 2,03 dari skala 5.
Berdasarkan laporan IDC yang disusun bersama Metrodata, 56,7% organisasi di Indonesia berencana meningkatkan anggaran untuk Generative AI (GenAI) lebih dari 50%, jauh di atas rata-rata Asia Pasifik yang hanya 29,8%. Namun, peningkatan investasi ini belum diiringi dengan kemampuan implementasi yang matang, sehingga menciptakan kesenjangan antara anggaran yang dialokasikan dan hasil yang diperoleh.
Untuk mengatasi hal ini, Susanto menekankan pentingnya disiplin, tata kelola, dan akuntabilitas dalam setiap investasi AI. Organisasi perlu mengukur keberhasilan bukan hanya dari seberapa cepat AI digunakan, tetapi dari dampak nyata yang ditimbulkan setelah penerapan teknologi tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 22.08
RI Kejar IEU CEPA Mulai Tahun Depan, 90,4% Pos Tarif Langsung Jadi 0%
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.04
Kapasitas Capai 1,67 GW, Data Center Energy Hunger Dikupas dalam Energy Week
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.00
Riset DBS Ungkap Sustainability Makin Menentukan Masa Depan Bisnis
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.45
Demam AI, Emiten RI Ini Bikin Anak Baru dan Masuk Bisnis Data Center
Berita terkait
Investasi AI Terus Diguyur, Data Center Harus Cetak Pendapatan Rp94.000 Triliun Supaya Gak Tekor
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 20.40
Microsoft Siapkan Investasi US$1,7 Miliar untuk Cloud dan AI di Indonesia
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 14.40
Dorong Pertumbuhan Lintas Negara, Yellow Stone Perkuat Pasar Indonesia
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 15.43
Pengusaha Singapura Gandeng KADIN dan APINDO Tingkatkan Hubungan Bisnis
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 19.12