Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Nasib 2.400 Konsumen LRT City Diputuskan Oktober, Pemerintah Audit Investigatif

Pemerintah akan menyuntikkan dana Rp 456 miliar untuk melanjutkan pembangunan proyek apartemen LRT City yang mandek di 12 lokasi, guna memberikan kepastian kepada sekitar 2.400 konsumen yang telah membeli unit. Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma'ruf menyatakan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan seluruh proyek tersebut, meskipun kondisinya berbeda — ada yang sudah berjalan tetapi belum selesai, dan ada pula yang belum mulai dibangun. Pemerintah juga akan mengirimkan tim pengawas yang melibatkan perwakilan konsumen, Kementerian PKP, dan BP BUMN untuk memastikan proses berjalan sesuai rencana.

Pemerintah memberikan waktu hingga 1 Oktober 2026 bagi para konsumen untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi. Perwakilan konsumen, Ryan Diva, akan menginventarisasi seluruh keluhan tersebut, yang kemudian akan dibahas dalam pertemuan lanjutan pada 10-15 Oktober 2026. Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meminta agar BUMN yang terlibat dalam proyek ini dilakukan audit, termasuk audit investigatif jika diperlukan, untuk mengidentifikasi penyebab proyek terhenti dan pihak yang bertanggung jawab. Pihak yang ditemukan bersalah akan diproses sesuai aturan hukum agar tidak terjadi kasus serupa di proyek lain.

Direktur Utama PT Adhi Karya Moeharmein Zein Chaniago meminta maaf kepada konsumen dan menegaskan komitmen perusahaan untuk mengawal penyelesaian proyek sesuai timeline yang ditetapkan. Adhi Karya akan memantau proses inventarisasi persoalan konsumen hingga 1 Oktober 2026, dan pada 8-15 Oktober 2026, pemerintah dan pihak terkait akan menyepakati pola penyelesaian akhir proyek agar tidak kembali merugikan konsumen.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait