Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Duduk Perkara Masalah LRT City hingga Danantara Panggil ADHI

Proyek LRT City menghadapi masalah serius karena unit yang dibeli konsumen tidak diserahterimakan, memicu keluhan luas. Pemerintah turun tangan, dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dan Danantara Indonesia menangani kasus ini. Konsumen dari proyek seperti Tebet, Ciracas, dan Cibubur melaporkan pembangunan terhenti dan sulit berkomunikasi dengan pengembang, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP). Mereka meminta pengembalian dana penuh akibat keterlambatan bertahun-tahun.

Direktur Utama ADCP Indra Syahruzza Nasution mengakui likuiditas perusahaan jeblok, dengan arus kas operasional negatif sekitar Rp900 juta hingga Juni 2026, membuat refund sulit dilakukan. Para konsumen seperti Ajeng dan Adityo mengungkapkan pengalaman buruk, termasuk dikejar tagihan bank dan kesulitan mengakses kantor pengembang.

Menteri Ara mengusulkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigasi untuk data yang jelas. Pemerintah akan memetakan seluruh persoalan dan menelaah kemungkinan unsur pidana, dengan koordinasi kejaksaan. Danantara Indonesia memanggil PT Adhi Karya (induk ADCP) untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat, memperkuat komunikasi, dan memastikan penyelesaian cepat dan bertanggung jawab.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait