Duduk Perkara Masalah LRT City hingga Danantara Panggil ADHI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Proyek LRT City menghadapi masalah serius karena unit yang dibeli konsumen tidak diserahterimakan, memicu keluhan luas. Pemerintah turun tangan, dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dan Danantara Indonesia menangani kasus ini. Konsumen dari proyek seperti Tebet, Ciracas, dan Cibubur melaporkan pembangunan terhenti dan sulit berkomunikasi dengan pengembang, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP). Mereka meminta pengembalian dana penuh akibat keterlambatan bertahun-tahun.
Direktur Utama ADCP Indra Syahruzza Nasution mengakui likuiditas perusahaan jeblok, dengan arus kas operasional negatif sekitar Rp900 juta hingga Juni 2026, membuat refund sulit dilakukan. Para konsumen seperti Ajeng dan Adityo mengungkapkan pengalaman buruk, termasuk dikejar tagihan bank dan kesulitan mengakses kantor pengembang.
Menteri Ara mengusulkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigasi untuk data yang jelas. Pemerintah akan memetakan seluruh persoalan dan menelaah kemungkinan unsur pidana, dengan koordinasi kejaksaan. Danantara Indonesia memanggil PT Adhi Karya (induk ADCP) untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat, memperkuat komunikasi, dan memastikan penyelesaian cepat dan bertanggung jawab.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.27
Aguan hingga Bos BSD Kumpul, Ini Persoalan yang Dibahas
Berita terkait
Purbaya Bakal Terapkan Layer Baru Cukai Rokok Tahun Ini, Akan Bahas dengan DPR
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 03.00
Senior REI Berkumpul, Fokus Tuntaskan Gangguan Regulasi
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 20.45
DPR dan Pemerintah Diminta Selesaikan dan Bahas Naskah Akademik RUU Pemilu
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 19.50
Ribuan Orang Terdampak, Pemerintah Pantau Kondisi Darurat Usai Gempa M 7 NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.37