Negara Ini Hapus Subsidi BBM di Tengah Krisis, Kini Berutang Rp 33,9 T ke IMF
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IMF menyetujui program pembiayaan senilai USD 1,9 miliar (sekitar Rp 33,9 triliun) untuk membantu Bolivia mengatasi krisis ekonomi. Pinjaman berdurasi 36 bulan dengan bunga 3-3,5% ini bertujuan memulihkan stabilitas makroekonomi, membangun kembali cadangan devisa, dan melindungi rumah tangga rentan di tengah lonjakan inflasi serta penurunan produksi gas alam.
Presiden Rodrigo Paz melakukan berbagai langkah reformasi fiskal, termasuk menghapus subsidi diesel sepenuhnya dan mengurangi subsidi bensin secara bertahap. Pemerintah juga berencana merestrukturisasi perusahaan negara yang merugi, meninggalkan rezim nilai tukar tetap setelah 15 tahun, serta mendorong investasi swasta di sektor pertambangan dan hidrokarbon. Meskipun demikian, kebijakan pemangkasan subsidi ini memicu gejolak sosial sehingga pemerintah menetapkan keadaan darurat hingga Desember.
Bagikan
Berita terkait
RI Tolak Tawaran Utang IMF, Prabowo: Kita Tak Mau Banyak Pinjam Uang!
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.25
Harga Pertamax Oktober Tetap Rp 15.950, Wamen ESDM Bilang Begini
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 16.58
Wamenkeu Juda Agung Blak-blakan Soal Rencana Pembatasan Pertalite
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 09.35
"Armagedon" Politik Israel, Rezim Netanyahu Bisa Tumbang Bulan Depan
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 21.58