Nilai Pasar Modal RI Hampir Rp10.000 T, Airlangga Ungkap PR Besarnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah mengalihkan fokus pengembangan pasar modal dari pertumbuhan jumlah investor dan emiten menjadi penguatan kualitas, likuiditas, dan kepercayaan investor. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan hal ini penting di tengah ketidakpastian global. Fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga dengan pertumbuhan 5,45% pada Semester I-2026 dan inflasi 2,88%. Hingga Juni 2026, jumlah investor pasar modal mencapai 28,9 juta orang, 957 emiten tercatat, dan kapitalisasi pasar sekitar Rp9.897 triliun. Indonesia menempati posisi terbesar jumlah investor di ASEAN, posisi kedua jumlah emiten, dan posisi ketiga kapitalisasi pasar kawasan.
Tantangan utama kini bukan menambah jumlah, melainkan memperdalam dan mengefisikan pasar. Hingga Juli 2026 baru tujuh perusahaan IPO dengan dana terkumpul Rp2,16 triliun, menunjukkan ruang besar untuk memperkuat pipeline emiten berkualitas. Investor kini semakin memperhatikan likuiditas, free float, transparansi, dan tata kelola. Pemerintah bersama OJK, BEI, KSEI, dan BI mendorong reformasi melalui pengembangan instrumen PINTAR Reksa Dana, ETF Emas, dan demutualisasi BEI. Satgas Debottlenecking telah menangani 170 aduan pelaku usaha dengan 124 terselesaikan. Penguatan tata kelola dan transparansi emiten dianggap krusial untuk optimalisasi penghimpunan dana dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.37
IHSG Ditutup Melemah, Balik ke Level 6.200an
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 09.33
Wamenkeu Juda: ETF Emas Jadi Langkah Pendalaman Pasar Modal
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.23
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.301
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 10.30
IHSG Pagi Ini Balik Melemah 0,42% ke Level 6.346
Berita terkait
BPS Umumkan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026 Tumbuh 5,29%, Begini Reaksi Pasar
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 08.20
IHSG Kembali ke Zona Hijau, Ditutup Menguat 1,37% ke 6.319
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 17.08
IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 12.48
DBS Insights Forum: Pelaku Pasar Tetap Optimistis pada Indonesia
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 08.08