Wamenkeu Juda: ETF Emas Jadi Langkah Pendalaman Pasar Modal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319960/original/028305400_1786329208-IMG_6354.jpg)
Wamenkeu Juda Agung menyatakan peluncuran ETF emas sebagai langkah memperdalam pasar modal Indonesia. Dengan kebutuhan investasi nasional diproyeksikan Rp 8.705 triliun pada APBN 2027, sementara kemampuan APBN hanya Rp 459 triliun, pasar modal menjadi jembatan penting antara kebutuhan pembiayaan korporasi dan dana masyarakat. Penghimpulan dana pasar modal mencapai Rp 125 triliun semester I 2026 dengan 28 juta investor. ETF emas menghubungkan ekosistem bullion dengan pasar modal, memungkinkan emas sebagai aset yang dapat diperdagangkan secara lebih liquid. Pemerintah menekankan pentingnya integritas, transparansi, dan perlindungan investor dalam pengembangan produk ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 21.20
Kemenkeu Minta Pasar Modal Biayai 91 Persen Investasi RI 2027
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 07.55
Nilai Pasar Modal RI Hampir Rp10.000 T, Airlangga Ungkap PR Besarnya
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.37
IHSG Ditutup Melemah, Balik ke Level 6.200an
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 17.15
Wamenkeu Tekankan Kepercayaan Publik Faktor Utama Pengembangan ETF Emas
Berita terkait
Wamenkeu Juda: Aset ETF Emas Global Tembus Rp 9.949 Triliun
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 12.21
Seluk Beluk ETF Emas, Cara Beli hingga Risikonya
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.00
OJK: ETF Emas Ditopang Emas Fisik Bernilai Setara
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.20
Kabar Baik! Bos DJP Bakal Bebaskan Pajak ETF Emas
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 15.35