Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Nomor HP Bisa Jadi Pengganti Skor Kredit, Begini Syaratnya

Perusahaan pinjaman daring (pindar) di Indonesia menggunakan data alternatif seperti nomor HP dan aktivitas media sosial sebagai pengganti skor kredit konvensional. Menurut Kuseryansyah dari AFPI, nomor HP yang sudah lama aktif dan tidak dikejar oleh debt collector dapat menjadi dasar penilaian kelayakan kredit nasabah. Hal ini memungkinkan akses pembiayaan yang lebih luas, termasuk bagi masyarakat kelas bawah yang tidak memiliki riwayat keuangan konvensional.

Hingga November 2025, outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp 94,85 triliun dengan pertumbuhan tahunan 25,45%. Meski tumbuh pesat, skala ini masih jauh di bawah kebutuhan pembiayaan nasional yang diperkirakan mencapai Rp 2.650 triliun. Lembaga keuangan konvensional hanya mampu menyalurkan sekitar Rp 1.000 triliun, sehingga terdapat celah pembiayaan sebesar Rp 1.650 triliun hingga akhir 2025.

Riset EY memproyeksikan kebutuhan pembiayaan UMKM pada 2026 dapat mencapai Rp 4.300 triliun, dengan credit gap sebesar Rp 2.400 triliun. Indonesia menjadi pasar terbesar untuk pindar berkat jumlah penduduknya yang besar dan filosofi bahwa setiap individu berhak mendapatkan akses keuangan yang adil.

Berita terkait