NTT dan Kalimantan Jadi Sorotan Anies Baswedan: Jangan Biarkan Warga Menghadapi Bencananya Sendirian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta seluruh elemen masyarakat untuk tidak membiarkan warga di Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadapi bencana secara sendirian. Di NTT, warga masih menghadapi gempa susulan yang menyebabkan kecemasan, sehingga mereka membutuhkan kepastian informasi, perlindungan, layanan kesehatan, tempat berlindung, dan pendampingan selama masa pemulihan. Anies menekankan pentingnya koordinasi yang kuat agar warga pengungsi tidak perlu mencari informasi senda-sendiri mengenai risiko gempa atau kebutuhan dasar seperti air bersih, pangan, dan tempat tinggal sementara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 22.09
Purbaya: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 21.24
Komisi IV DPR Dorong Pemerintah Libatkan Masyarakat Atasi Karhutla
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 21.00
Stok Beras NTT 39.000 Ton, Kebutuhan 34.600 Pengungsi 300 Ton per Bulan
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.25
Tinjau Gempa Sikka NTT, Wapres Gibran Minta Penanganan tanpa Sekat Birokrasi
Berita terkait
Pemerintah Masih Lambat Tangani Bencana, Anies Baswedan: Indonesia Sedang Menghadapi Dua Ujian Besar
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 00.40
Gibran Minta Maaf Penanganan Gempa NTT Masih Banyak Kekurangan
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.10
Sebanyak 3.752 Gempa Susulan Masih Terjadi di Flores NTT
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.06
Greenpeace Soroti 592 Titik Karhutla di Kalimantan, Asap Mulai Menyeberang ke Malaysia
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 20.00