Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ogah Terima Bantuan Asing, Prabowo: Indonesia Bisa Tanpa Pinjaman

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan pemerintah menolak tawaran pinjaman dari International Monetary Fund (IMF) yang ditujukan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat berada di Washington DC. Prabowo menjelaskan keputusan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa Indonesia masih mampu mengelola perekonomian tanpa perlu bergantung pada utang asing, sekaligus menekankan komitmen pemerintah untuk tidak sembarangan menambah pinjaman. Jika memang diperlukan, pemerintah berkomitmen menekan beban bunga sebesar mungkin.

Dalam upaya efisiensi keuangan negara, pemerintah telah menutup 290 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai tidak menguntungkan dan memiliki kinerja buruk, dengan proyeksi penghematan sekitar Rp50 triliun. Target lebih ambisius bertarget menutup total 700 BUMN hingga 31 Desember 2026, sehingga tersisa sekitar 200-250 BUMN yang diharapkan dapat menghemat hingga Rp100 triliun dari overhead, biaya rutin, gaji direksi, dan gaji komisaris.

Langkah-langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengelola keuangan negara secara efisien dan membuka ruang bagi program yang berdampak langsung pada masyarakat. Prabowo menegaskan target utama pemerintah adalah mengangkat sebanyak mungkin rakyat Indonesia dari kemiskinan, dengan optimisme bahwa jutaan rakyat dapat dikeluarkan dari kemiskinan dalam dua tahun pertama pemerintahannya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait