Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

OJK Harap 'Freeze' Saham RI Segera Dicabut Jelang Rebalancing MSCI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap pembekuan (freeze) status saham Indonesia oleh penyedia indeks global MSCI segera dicabut, seiring peningkatan transparansi pasar modal RI. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa upaya penyempurnaan keterbukaan informasi sudah sangat memadai dan layak mendapat penilaian adil dari pengelola indeks internasional. OJK secara rutin menjalin komunikasi dengan MSCI dan FTSE Russell untuk memaparkan kemajuan transparansi pasar saham Indonesia.

OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menerbitkan sejumlah kebijakan baru sejak Maret lalu, termasuk pengaturan kriteria high shareholder concentration (HSC), perluasan pengungkapan kepemilikan saham di atas 1 persen, hingga klasifikasi tipe investor yang diperbarui. Langkah ini diharapkan memudahkan pengelola indeks dan investor mengukuri free float serta kemudahan diperdagangkan setiap emiten.

Menjelang agenda rebalancing indeks MSCI pada 12 Agustus, OJK memperkirakan dampaknya tidak akan sebesar keputusan pada Mei lalu. Proyeksi Hasan menunjukkan saham-saham Indonesia yang tersisa di dalam indeks masih memiliki fundamental kuat. OJK juga optimis pasar saham domestik mampu menyerap arus modal dari investor pasif, didukung pengalaman rebalancing sebelumnya yang berhasil diredam oleh partisipasi investor aktif dan ritel domestik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait