Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

MSCI Mau Umumkan Rebalancing Saham, OJK Harap Fair

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Morgan Stanley Capital International (MSCI) memberikan penilaian yang adil terhadap pasar modal Indonesia dalam pengumuman rebalancing indeks pada 12 Agustus 2026. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa regulator telah memperkuat transparansi pasar modal sebagai bagian dari reformasi integritas, yang diharapkan dapat menghilangkan kebijakan pembekuan (freeze) terhadap perhitungan indeks terkait Indonesia. MSCI dijadwalkan mengumumkan hasil index review pada tanggal 12 Agustus 2026, dan OJK berharap saham-saham terbaik Indonesia tetap dinilai layak menjadi tujuan investasi investor global meskipun kebijakan freeze masih berlaku.

OJK telah meningkatkan transparansi pasar modal sejak Maret 2026 dengan menyediakan data kepemilikan saham secara lebih granular, termasuk data afiliasi dan keterkaitan kepemilikan saham 1% dengan tipe investor dalam satu laporan. Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhin indeks provider global, tetapi juga sebagai acuan informasi bagi investor. MSCI telah mengakui dan mengapresiasi langkah Indonesia dalam meningkatkan transparansi, dengan pernyataan bahwa data publik dengan tingkat transparansi yang lebih baik akan menjadi landasan dalam perhitungan indeks berikutnya.

OJK berharap perbaikan transparansi ini dapat mendorong MSCI mencabut kebijakan freeze terhadap Indonesia pada periode evaluasi berikutnya, sehingga semakin banyak saham Indonesia dengan fundamental dan kualitas memadai dapat masuk dalam indeks global. Hasan menyatakan bahwa langkah-langkah yang diambil cepat dan respons positif ini merupakan respons yang sangat baik dan adil yang dapat diterima oleh para indeks provider global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait