OJK Siapkan 3 Strategi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan tiga strategi untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6% pada 2027. Strategi pertama adalah penguatan intermediasi keuangan, khususnya untuk mendukung sektor produktif dan program prioritas nasional. Hingga Juli 2026, kredit perbankan tumbuh 13,58% secara tahunan, didorong oleh kredit investasi (25,13%) dan kredit modal kerja (11,04%). Kredit UMKM juga memperlihatkan perbaikan, didukung oleh kondisi permodalan dan likuiditas perbankan yang solid. Strategi kedua meliputi reformasi pasar modal agar lebih kompetitif dan menarik bagi investor. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah pulih sekitar 20% dari titik terendah awal 2026, sementara kinerja fundamental emiten membaik dengan pertumbuhan pendapatan double digit dan profitabilitas yang meningkat pada kuartal II-2026. OJK juga akan memperkuat transparansi, penegakan hukum, dan perlindungan investor. Transformasi pasar mencakup demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memperluas kepemilikan dan meningkatkan tata kelola. Strategi ketiga adalah pengembangan pembiayaan nonbank sebagai alternatif di luar perbankan. Pada Juli 2026, pembiayaan pergadaian tumbuh 50,73%, pinjaman daring naik 24%, multifinance perbankan bertambah 31,22%, dan pembiayaan perusahaan mencapai 54,65%. Pertumbuhan ini menunjukkan peran semakin besar sektor jasa keuangan nonbank dalam menyediakan akses pembiayaan bagi masyarakat dan dunia usaha.
Bagikan
Berita terkait
Rincian 23 Emiten Didenda OJK!
Detik.com · 1 September 2026 pukul 22.35
Pria Tewas di Gardu LRT Pancoran, PLN Temukan Kerusakan Sejumlah Aset Listrik
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 22.35
AS Siap Mundur dari Irak, Iran Bombardir Lewat Udara
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 22.26
ACC Dorong DSA Cibunian Jadi Desa Mandiri Berbasis Potensi Lokal
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 22.20