AS Siap Mundur dari Irak, Iran Bombardir Lewat Udara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran melancarkan serangan udara dan rudal ke wilayah perbatasan barat Irak, menyasar kelompok separatis serta posisi militer Amerika Serikat (AS), termasuk pasukan khusus Delta Force. Serangan ini terjadi ketika AS bersiap menarik seluruh pasukannya dari Irak paling lambat 30 September 2026, sebagaimana dikonfirmasi Perdana Menteri Irak setelah pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump. Tekanan dari serangan Iran menyempitkan ruang gerak kelompok separatis di kota Sulaymaniyah dan Erbil, sementara sistem pertahanan udara AS seperti Patriot dan C-RAM berhasil ditembus oleh pesawat tempur Iran sebelum menyerang fasilitas militer.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 September 2026 pukul 10.17
Menlu Iran Sebut Netanyahu 'Ular' yang Perdaya AS untuk Perang
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 01.10
Mengapa Serangan Balasan Iran ke Yordania dan UEA Sangat Berbeda dan Menyakitkan?
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 10.01
Iran Balas AS, Luncurkan Rudal hingga Gempur Kapal di Selat Hormuz
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.48
Iran Sebut AS Salah Besar Karena Gunakan Negosiasi untuk Mendikte
Berita terkait
Negara-negara Arab Cari Model Pakta Pertahanan Baru yang Terbaik
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 16.30
Ini Gambaran Masa Depan Timur Tengah Versi Iran
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 15.58
Iran Pantang Beri Konsesi Tambahan ke AS
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.45
Iran Ancam Lancarkan Serangan di Selat Hormuz Jika Negosiasi AS Gagal!
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.09