Otorita IKN Waspadai Karhutla, Minta Warga Lapor Jika Lihat Titik Api
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) meningkatkan pengawasan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar kawasan IKN yang masih dalam pembangunan, terutama akibat dampak El Niño yang memperpanjang musim kemarau. OIKN meminta warga untuk segera melaporkan jika melihat titik api atau asap melalui aplikasi IKNOW dengan fitur Panic Button, atau melalui emergency call 112 dan help desk 0813-3028-7607. Laporan yang diterima akan dikirim ke Nusantara Command Center (NCC) untuk ditindaklanjuti oleh Tim Brigade Api yang akan melakukan groundchecking dan validasi kejadian di lokasi.
Berdasarkan pemantauan data OIKN dari Januari hingga Juli 2026, terjadi peningkatan tajam jumlah hotspot di bulan Juli 2026, terutama terkonsentrasi di Samboja, Muah Jawa, dan Loa Janan di sekitar IKN. OIKN juga mengimbau warga untuk tidak membuka hutan dan lahan, membuang puntung rokok sembarangan, meninggalkan sumber api belum padam, atau membakar sampah. Fenomena El Niño juga menimbulkan tantangan terkait penurunan ketersediaan air bersih dan meningkatnya risiko karhutla, sehingga OIKN menekankan pentingnya penggunaan air yang bijak dan mengikuti arahan resmi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 12.25
BNPB Minta Warga Langsung Laporkan Temuan Titik Api Karhutla
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 08.34
Atasi Kebakaran Hutan, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat sebagai Ujung Tombak
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.04
Kapolri Investigasi Karhutla Kalimantan: Beberapa Nama Sudah Diamankan
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.12
Kementerian LH Fokus Penanganan Enam Provinsi Terdampak Karhutla
Berita terkait
Airlangga Akui Karhutla Kalimantan Ganggu Ekonomi
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.45
Karhutla Kalimantan Makin Parah, BMKG Sebut El Nino Jadi Biang Kerok
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 17.04
KLH Terbitkan Aturan Baru, Buka Lahan dengan Cara Dibakar Kini Dilarang
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.47
Video: Karhutla Ancam Sumatra - Kalimantan, Pengusaha Hutan Waspada!
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.48