Padi Biosalin Jadi Solusi Atasi Lahan Asin dan Tantangan El Nino di Batang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Padi Biosalin berhasil menghasilkan panen sekitar 166,5 ton gabah kering (GKP) dengan nilai ekonomi Rp 1,3 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Inovasi ini dikembangkan BRIN, Pemerintah Kabupaten Batang, dan PT PGN untuk mengatasi lahan pesisir yang terpapar salinitas tinggi. Lahan pesisir biasanya tidak produktif selama enam tahun akibat air laut, rob, dan peningkatan kadar garam. Dengan El Nino sangat kuat (ENSO 2,6), inovasi Padi Biosalin menjadi solusi penting untuk menjaga produktivitas pertanian pesisir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 16.53
Di Tengah El Nino, Pemkab Batang Berhasil Panen 166,5 Ton Padi Biosalin
Berita terkait
Investasi Besar Prabowo untuk Mitigasi Bencana Harus Dibarengi Perubahan Paradigma
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 20.18
Hadapi El Nino, Solusi Bangun Indonesia Tekan Signifikan Pengambilan Air Baku
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 20.05
Pembangkit Angin Jadi Solusi Tambahan Pasokan Listrik di Sulsel
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 20.00
Suplai Listrik PLTA di Sulsel Menurun Imbas El Nino, Ini Siasat ESDM
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 15.55