Hadapi El Nino, Solusi Bangun Indonesia Tekan Signifikan Pengambilan Air Baku
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk meningkatkan efisiensi pengelolaan air untuk menghadapi musim kemarau 2026 dan fenomena El Niño yang diprediksi bertahan hingga awal 2027. Perusahaan menerapkan strategi pengurangan air baku melalui pemanenan air hujan, penggunaan air daur ulang (recycled water), dan optimalisasi teknologi distribusi air di fasilitas produksi.
Upaya ini berhasil melampaui Target Keberlanjutan 2030 yang menetapkan pengurangan air baku sebesar 10% dari baseline 2019. Hingga 2025, perusahaan mencatat penurunan pengambilan air baku sebesar 45%. Data Laporan Keberlanjutan 2025 menunjukkan total pengambilan air baku turun dari 2.252 megaliter (2024) menjadi 2.132 megaliter (2025), dengan penurunan air permukaan sebesar 18% dan air tanah sebesar 11%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 13.04
Jaga Air dan Produksi, Solusi Bangun Indonesia Perkuat Efisiensi di Tengah Kemarau
Detik.com · 18 September 2026 pukul 11.18
Industri Semen Siapkan Strategi Hadapi Kemarau Panjang
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 10.32
Lampaui Target 2030, Solusi Bangun Pangkas Pengambilan Air Baku 45%
Berita terkait
Investasi Besar Prabowo untuk Mitigasi Bencana Harus Dibarengi Perubahan Paradigma
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 20.18
Pembangkit Angin Jadi Solusi Tambahan Pasokan Listrik di Sulsel
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 20.00
Di Tengah El Nino, Pemkab Batang Berhasil Panen 166,5 Ton Padi Biosalin
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 16.53
Suplai Listrik PLTA di Sulsel Menurun Imbas El Nino, Ini Siasat ESDM
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 15.55