Pakar: Jokowi Kembali Konsisten Tidak Menjadi Negarawan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Profesor Denny Indrayana mengkritik keras Jokowi karena dianggap tidak menjadi negarawan. Ia menyoroti kasus ijazah, pencalonan anaknya Gibran sebagai wakil presiden, serta Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang membenarkan Gibran menjabat. Denny menilai Jokowi menempatkan kepentingan keluarga di atas bangsa. Ia pernah mengirim surat ke MK dari Melbourne tiga bulan sebelum putusan, meminta Anwar Usman mundur karena benturan kepentingan. Selain itu, Denny menekankan polemik ijazah palsu Jokowi yang menyertakan negara dalam 11 tahun penyelidikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 12.15
Kemesraan Prabowo-Jokowi Dinilai Mendorong PDIP Konsolidasi Membangun Poros Alternatif
Berita terkait
Denny Indrayana Benar, Jokowi Bukan Negarawan, Pakar Ikut Setuju
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 10.50
Praperadilan dr Tifa Tak Diterima, Hakim Sebut Statusnya Sudah Terdakwa
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 12.44
Kode Jokowi ke Prabowo Lewat Duduk Sejajar: Siap di Posisi Terdepan Jika Terjadi Suksesi
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 11.21
Prabowo-Jokowi-Gibran Tampil Harmonis, Positif bagi Pemerintah
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 08.00