Pakar: Syahganda Sudah Terlalu Lama Menunggu Panggilan Masuk Pemerintahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar ilmu pemerintahan Muhammad Ryaas Rasyid menilai penunjukan Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI merupakan langkah Presiden Prabowo Subianto untuk menetralisir kecurigaan publik. Menurutnya, posisi di bidang komunikasi tidak dianggap strategis, sehingga penempatan Syahganda dianggap sebagai upaya simbolis. Ryaas juga menyatakan bahwa hubungan Prabowo dengan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tetap terjalin baik, meskipun Syahganda dikenal pernah vokal mengkritik Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menambahkan bahwa penundaan perekrutan Syahganda terlalu lama, sehingga tidak memasukkannya terasa kasihan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 16.30
Serah Terima Jabatan Kepala Bakom, Syahganda Ungkap Sempat Ditawari jadi Dubes Turki oleh Prabowo
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 16.30
Jalani Sertijab, Syahganda Nainggolan Resmi Bertugas sebagai Kepala Bakom RI
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 11.56
Punya Modal Aktivisme, Syahganda Berpeluang Merombak Budaya Komunikasi Pemerintah
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 18.56
Pimpin Bakom 5 Bulan, Qodari Serahkan Tongkat Estafet ke Syahganda Nainggolan
Berita terkait
Wajah Baru Kepala Bakom
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 08.00
'Kalau Gak Masuk Kasihan', Syahganda Disebut Masuk Istana Bukan Tanda Prabowo-Jokowi Retak
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 08.58
Dalam 2 Tahun Bakom Dipimpin 4 Kepala, Terbaru Syahganda
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 07.41
Syahganda Jadi Kepala Bakom RI, Siapkan Strategi Komunikasi Pemerintah Berbasis AI
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 18.30