Panas! AS-Iran Saling Serang di Selat Hormuz, Harga Minyak Mentah Dunia Langsung Meroket
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia melonjak kuat pada pembukaan perdagangan Senin (31/8) setelah Amerika Serikat menyerang pulau milik Iran di Selat Hormuz dan Iran melakukan serangan balasan. Kontrak Brent naik 2,17 persen ke 90,21 dolar per barel, sementara WTI naik 2,19 persen ke 85,31 dolar per barel. Pasukan AS menyerang dua peluncur rudal di Pulau Larak, Iran, pada Minggu, yang merupakan serangan pertama AS terhadap Iran sejak akhir Juli. Iran kemudian menyerang dua pangkalan udara AS di Yordania. Negosiasi untuk mengakhiri konflik terjebak, sementara upaya untuk membuka kembali Selat Hormuz masih sulit dicapai. Sebelum konflik dimulai, sekitar 20 persen pasokan minyak dunia mengalir melalui Selat Hormuz. Data pelayaran menunjukkan lalu lintas kapal turun menjadi lima kapal per hari pada Senin akibat kehati-hatian perusahaan pelayaran.
Bagikan
Berita terkait
AS-Iran Beda Klaim Soal Selat Hormuz, Harga Minyak Mentah Dunia Meningkat
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 09.15
Harga Minyak Naik Lagi ke US$84, Pasar Cemas Selat Hormuz Belum Dibuka
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 10.28
Harga Minyak Dunia Melemah Pagi Ini, Harapan Kesepakatan AS-Iran Meredup
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 08.45
Harga Minyak Dunia Melemah, Pasar Cermati Potensi Pembukaan Selat Hormuz
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 08.15