Harga Minyak Dunia Melemah, Pasar Cermati Potensi Pembukaan Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia melemah pada perdagangan Kamis (27/8) pagi, dipengaruhi oleh harapan pembukaan kembali Selat Hormuz dan kenaikan persediaan minyak AS. Kontrak Brent turun 0,01 persen ke USD 86,53 per barel, sementara WTI AS naik 0,40 persen ke USD 81,96 per barel dibandingkan perdagangan sebelumnya. Menurut Ole Hansen dari Saxo Bank, pasar beralih dari memperkirakan gangguan berkepanjangan ke pembukaan sebagian jalur pelayaran dan negosiasi pengaturan pengiriman. Kesepakatan yang memulihkan lalu lintas di Selat Hormuz berpotensi menghilangkan premi risiko geopolitik dalam harga minyak. Sumber senior Iran menyatakan bahwa Iran dan Oman sedang membahas rincian kesepakatan terkait Selat Hormuz. Di sisi lain, EIA AS melaporkan kenaikan persediaan minyak mentah sebesar 95.000 barel menjadi 428,9 juta barel pada pekan berakhir 21 Agustus 2026, lebih rendah dari prediksi analis sebesar 597.000 barel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Stabil, Iran Klaim Capai Kesepakatan dengan Oman
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 17.17
Angin Segar Pasar Energi! Harga Minyak Anjlok USD2 per Barel Imbas Sinyal Pembukaan Selat Hormuz
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 14.00
Harga Minyak Turun Lebih dari 2 Persen, Sanksi AS ke Iran Tak Seberat Perkiraan
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 10.18
Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen ke US$86,80 per Barel
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Mendaki ke US$91,87 saat Pasar Cermati Arah Perang
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.55
Harga Minyak Turun USD 2, Investor Ambil Untung di Tengah Sanksi Iran
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 07.22
Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.25
AS-Iran Beda Klaim Soal Selat Hormuz, Harga Minyak Mentah Dunia Meningkat
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 09.15