AS-Iran Beda Klaim Soal Selat Hormuz, Harga Minyak Mentah Dunia Meningkat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan Rabu (19/8) setelah AS dan Iran bertukar klaim bertentangan soal status Selat Hormuz. Presiden AS Donald Trump menyatakan jalur itu terbuka, sementara Iran mengklaim masih ditutup. Kontrak Brent naik 0,23 persen ke USD 91,54 per barel, WTI naik 0,76 persen ke USD 84,70 per barel. Gencatan senjata sementara antara kedua belah pihak berakhir Senin, namun tidak ada laporan serangan baru hingga Selasa. Irak menyetujui mekanisme ekspor minyak baru melalui perusahaan internasional selama tiga bulan mulai 1 September. Dua perusahaan pelayaran China menghentikan pengiriman kapal tanker melalui Selat Hormuz dan Selat Bab al-Mandeb, beralih ke rute di luar Teluk. Di AS, persediaan minyak mentah dan distilat turun, sementara stok bensin naik, menurut data API. Analis perkirakan stok minyak mentah AS turun 600.000 barel minggu berakhir 14 Agustus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.55
Harga Minyak Dunia Mendaki ke US$91,87 saat Pasar Cermati Arah Perang
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.50
Bahlil: Harga Minyak Dunia Seperti Malaria, Pagi Turun Malam Bisa Naik
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.33
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$91 usai Harapan Damai AS-Iran Redup
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 19.14
Iran dan Oman Lanjutkan Perundingan Selat Hormuz
Berita terkait
Harga Minyak Mentah Naik 1 Persen, Belum Ada Tanda Kesepakatan Damai Iran-AS
kumparan · 29 September 2026 pukul 08.51
Harga Minyak Menguat Setelah Trump Tolak Proposal Damai Iran
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.32
Harga Minyak Berangsur Turun, Pasar Pantau Peluang Gencatan Senjata AS-Iran
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 08.39
Harga Minyak Naik Usai Serangan Houthi Picu Kekhawatiran Pasokan
kumparan · 25 September 2026 pukul 08.30