Pemerintah Diminta Jangan Salah Desain BUK Migas hingga Picu Konflik Kepentingan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah diminta hati-hati dalam merancang Badan Usaha Khusus (BUK) Migas agar tidak menimbulkan konflik kepentingan. Politikus PKS Mulyanto menyatakan ada dua opsi: mengubah SKK Migas menjadi BUK yang beroperasi atau memperkuat Pertamina sebagai regulator. Kedua pilihan memiliki kelemahan, seperti kurangnya pengalaman operasional SKK Migas atau potensi konflik kepentingan jika Pertamina sekaligus regulator dan operator. Mulyanto menekankan BUK Migas harus menjamin kepastian hukum, persaingan yang sehat, serta tata kelola yang transparan. Ia juga meminta tidak mengabaikan sumber daya manusia di SKK Migas agar tidak terjadi pemutusan kerja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 03.00
RUU Migas Kembali Digodok, BUK Migas Harus Terbentuk 1 Tahun Setelah Sah
Berita terkait
Andre Rosiade Minta Distribusi LPG 3 Kg di Sumbar Dikawal Ketat
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 18.32
Video: PGE Perkuat Fundamental Keuangan Menju Kapasitas Listrik 1,8 GW
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 16.00
Ketika Keterbatasan Tidak Jadi Penghalang, DEB Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas di Boyolali
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 15.52
Top! Pertamina Dorong Semangat Belajar Siswa SDN Batu Cermin NTT
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.47