Pemerintah Mau Atur Penggunaan Uang Bansos, Khawatir Jadi Modal Judol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah berencana mengubah mekanisme penyaluran bantuan sosial (bansos) menjadi transfer tunai langsung ke rekening bank mulai kuartal I 2027. Program ini menargetkan 50 juta masyarakat kategori desil 1-5, dengan prioritas penerima adalah kaum ibu guna meminimalisir risiko penggunaan dana untuk judi online. Untuk mencegah penyalahgunaan, pemerintah mempertimbangkan opsi penggunaan kupon yang membatasi transaksi hanya untuk kebutuhan pokok seperti listrik, beras, dan bensin.
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penggunaan rekening BRI dan BSI untuk mempercepat distribusi. Bagi warga usia di atas 18 tahun yang belum memiliki rekening, pemerintah akan memfasilitasi pembukaan akun melalui integrasi data Dukcapil, Bank Indonesia, dan LPS. Bahkan, terdapat rencana agar pembuatan KTP secara otomatis sekaligus membuka rekening bank bagi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 15.41
Pemerintah Cari Cara Biar Dana Bansos dan Subsidi Tak Dipakai Judi Online
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.55
Bye Koruptor! 50 Juta Warga Miskin RI Dapat Bantuan via Transfer Duit
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.10
Pemerintah Mulai Bagikan Rekening Gratis pada Kuartal I-2027
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 12.35
Luhut: Perlinsos Berbasis AI Meluncur Pertengahan Oktober
Berita terkait
Kabar Baik! Bansos Beras 30 Kg Diperpanjang, Anggarannya Rp17 T
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 07.25
Terindikasi Judi Online, 20 Ribu Warga Bekasi Dicoret dari Daftar Penerima Bansos
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 13.00
Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Presiden Prabowo Dorong Warga Buka Rekening di BRI dan BSI
JawaPos · 9 September 2026 pukul 01.33
Ribuan Penerima Bansos di Gunungkidul Terindikasi Main Judol, 513 Mengajukan Sanggah
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 15.45