Bye Koruptor! 50 Juta Warga Miskin RI Dapat Bantuan via Transfer Duit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia akan memberikan bantuan sosial non-tunai kepada 50 juta warga miskin melalui program transfer duit cashless. Program ini akan mulai diuji coba pada kuartal I-2027 dengan pemberian rekening gratis bagi masyarakat yang belum memiliki. Target penerima bantuan meliputi golongan desil 1-5 yang disesuaikan dengan kondisi kesejahteraan per individu. Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan menekankan bahwa seluruh transaksi bantuan akan dilakukan secara non-tunai untuk mengurangi praktik korupsi. Dengan digitalisasi bansos, pemerintah berharap dapat menghemat hingga Rp1.200 triliun yang nantinyya dapat dialokasikan kembali untuk kepentingan masyarakat, khususnya terkait isu keadilan sosial. Dana bantuan akan digunakan untuk kebutuhan dasar seperti beras, tagihan listrik, hingga bensin, dengan mekanisme pasar yang transparan di lapangan. Seluruh mekanisme program ini akan memanfaatkan APBN pemerintah secara penuh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.20
50 Juta Warga Miskin akan Dapat Bansos, Luhut: Enggak Boleh untuk Judol
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 15.41
Pemerintah Cari Cara Biar Dana Bansos dan Subsidi Tak Dipakai Judi Online
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.02
Luhut Ungkap Digitalisasi Bansos Nasional Diluncurkan Oktober 2026
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 14.58
Luhut Sebut 50 Juta Warga Desil 1-5 Akan Terima Bansos Langsung ke Rekening
Berita terkait
Luhut: Perlinsos Berbasis AI Meluncur Pertengahan Oktober
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 12.35
Luhut: AI Bakal Pangkas Korupsi, Pertemuan Orang Dikurangi
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.15
Ramai Data Desil Tak Sesuai 'Isi Kantong', Luhut: Akan Diperbaiki dengan AI
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.27
Prabowo Ungkap Digitalisasi Bansos Sudah Diterapkan di 153 Kabupaten/Kota
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.58