Pemerintah pacu penguatan ekosistem emas untuk dukung sistem moneter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mengupayakan penguatan ekosistem emas dari hulu ke hilir untuk mendukung sistem moneter negara. Berdasarkan laporan IMI, potensi cadangan emas tambang Indonesia mencapai 3.600 ton, namun cadangan emas moneter Bank Indonesia hanya 87,1 ton (7,7% dari total). Produksi emas Indonesia mencapai 100 ton per tahun dengan dukungan dari PT Antam (refinery 150 ton/tahun), PT Freeport (smelter 50 ton/tahun), dan PT Amman Mineral (18 ton/tahun). Pemerintah juga memperkuat regulasi melalui WPR dan IPR untuk mengurangi peredaran emas ilegal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.00
Prabowo Puji PT Timah, Laba Terbang 805%-Tutup 1.000 Tambang Ilegal
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.55
RI Benar-Benar Kaya Emas dari Sabang Sampai Merauke, Ini Datanya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 08.02
10 Saran Ahli untuk Kembangkan Hilirisasi Emas RI
Berita terkait
95% RKAB Batu Bara 2026 Disetujui, Produksi Sekitar 720 Juta Ton
Detik.com · 29 September 2026 pukul 12.51
Bahlil Terbitkan Atura Baru, Larang Perusahaan Tambang Pakai Jasa Anak Usaha
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.58
Jaga Kekayaan Mineral RI Memperkuat Kontribusi Bagi Negeri
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 11.08
Ekonom Dukung Penguatan Peran MIND ID Kelola Mineral RI
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 16.31