95% RKAB Batu Bara 2026 Disetujui, Produksi Sekitar 720 Juta Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM telah menyetujui 95% revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan batu bara untuk tahun 2026. Direktur Jenderal Minerba, Tri Winarno, memperkirakan total produksi batu bara nasional pada tahun tersebut akan mencapai sekitar 720 juta ton.
Pemerintah memperketat persyaratan perizinan melalui sistem digital MinerbaOne dan e-RKAB untuk memperkuat tata kelola pertambangan. Perusahaan wajib memenuhi aspek teknis, lingkungan, keselamatan, dan kewajiban penerimaan negara. Untuk memudahkan proses, matriks RKAB disederhanakan menjadi tiga matriks untuk eksplorasi dan sepuluh matriks untuk operasi produksi tanpa mengurangi pengawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 20.40
Peringati Hari Tambang dan Energi ke-81, Ini Kebijakan Bahlil di 2026
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.58
Bahlil Terbitkan Atura Baru, Larang Perusahaan Tambang Pakai Jasa Anak Usaha
kumparan · 28 September 2026 pukul 15.12
RI Mau Ubah Batu Bara Jadi BBM, Nilai Keekonomian Dinilai Masih Jadi Persoalan
Berita terkait
Operasional Tambang BYAN Sempat Tersendat, Force Majeure 3 Anak Usaha Dicabut
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 15.25
Bayan Cabut Status Force Majeur usai RKAB 3 Anak Usaha Direstui ESDM
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.00
Bahlil Pamer PNBP Naik Walau Produksi Batu Bara Tak Sebanyak 2025
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.50
RKAB Terbit! Produksi Batu Bara Bayan Ditambah, Bahlil Buka Suara
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.12