Pemerintah Pilih Tahan Harga Pertamax, Ekonom Sebut Harga Keekonomian Diperkirakan Rp16.800
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah dan Pertamina menahan harga jual Pertamax di Rp15.950 per liter, meskipun harga keekonomian diperkirakan Rp16.700-Rp16.800 per liter. Selisih Rp750-Rp900 per liter masih ditanggung Pertamina demi menjaga daya beli masyarakat. Yusuf Rendy Manilet CORE menyatakan kebijakan ini dapat diterima secara jangka pendek, namun berpotensi menekan margin, arus kas, dan laba Pertamina jika terus berlanjut. Produksi minyak domestik hanya 580 ribu barel per hari, jauh di bawah kebutuhan 1,6 juta barel, memaksa impor dengan biaya tinggi. Prof Bonar Tua Halomoan Marbun ITB menyatakan kebijakan perlu dipertahankan untuk mengamankan pasokan dan menjaga stabilitas harga di tengah kondisi geopolitik yang tidak pasti.
Bagikan
Berita terkait
Pantas Tak Boleh Distop? MBG dan Kopdes Dinilai Jadi Modal Prabowo Menuju 2029
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 09.30
Harga Minyak Dunia Naik, Pertamax Tetap Aman, Pakar Bilang Begini
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 07.58
Tegas! Presiden Aljazair Minta Hukuman Mati untuk Pelaku Pembakaran Hutan
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 05.56
Ekonom Taksir Pertamax Harusnya Dijual Rp 16.800, Pertimbangkan Harga Minyak dan Nilai Tukar Rupiah
JawaPos · 3 September 2026 pukul 20.45