Harga Minyak Dunia Naik, Pertamax Tetap Aman, Pakar Bilang Begini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Profesor Bonar Tua Halomoan Marbun dari ITB menjelaskan penyebab harga BBM di Indonesia. Produksi minyak domestik hanya 580.000 barel per hari, jauh di bawah kebutuhan nasional sebesar 1,6 juta barel per hari dari Sabang sampai Merauke. Akibatnya, Indonesia harus impor sekitar 1 juta barel minyak per hari. Kondisi ini membuat pemerintah dan Pertamina menghadapi tekanan biaya pengadaan tinggi sekaligus harus menjaga harga BBM tetap terjangkau. Pennaik harga minyak dunia dan ketidakpastian geopolitik global memperparah situasi. Kebijakan pemerintah untuk menjaga pasokan dianggap pahit namun dapat diterima secara akademis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 4 September 2026 pukul 08.46
Pertamina Sebut Wajib STNK untuk Beli BBM Hanya untuk Sumsel, Kini Dibatalkan
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 07.18
Pertamina Batalkan Syarat STNK Buat Beli BBM di Sumatera Selatan
JawaPos · 3 September 2026 pukul 20.45
Ekonom Taksir Pertamax Harusnya Dijual Rp 16.800, Pertimbangkan Harga Minyak dan Nilai Tukar Rupiah
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 19.20
RI Mau Terapkan Mandatori BBM Tebu Bioetanol, Ini PR Besarnya
Berita terkait
Perbandingan Harga BBM RI dengan Malaysia, Mana Lebih Murah?
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.30
Pertamina NRE Prediksi Konsumsi BBM Capai 88 Juta KL pada 2026
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.03
Resmi! Daftar Harga BBM Pertamina-BP-Shell-VIVO per 3 September 2026
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 08.40
CORE perkirakan Inflasi September 0,1-0,2 persen
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 18.47