Pemerintah Siapkan Peta Jalan Integrasi Gula Konsumsi dan Rafinasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menyiapkan peta jalan untuk mengintegrasikan produksi gula konsumsi dalam negeri dengan industri gula rafinasi, sebagaimana diamanahkan oleh Perpres Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula. Kementerian Pertanian menargetkan produktivitas tebu mencapai 93 ton per hektare dengan rendemen 11,20 persen pada 2030, didukung ekspansi lahan hingga sekitar 500 ribu hektare tambahan sehingga total luasannya mendekati 1 juta hektare. Dengan target tersebut, produksi gula nasional diproyeksikan mencapai sekitar 10 juta ton yang akan mencukupi kebutuhan konsumsi, rafinasi, dan bioetanol.
Tantangan utamanya adalah industri gula rafinasi Indonesia yang terdiri dari 11 pabrik selama ini mengandalkan bahan baku impor. Sebagian besar pabrik rafinasi berlokasi di sekitar pelabuhan, jauh dari perkebunan tebu, sehingga pasokan domestik tidak bisa langsung menggantikan impor secara keseluruhan. Asosiasi Gula Indonesia menekankan perlunya skema bertahap melalui pembangunan kebun tebu baru dan kemitraan dengan pabrik gula existing agar integrasi antara gula konsumsi dan rafinasi dapat berjalan sinkron.
Bagikan
Berita terkait
Kementan Klaim RI Swasembada Gula Konsumsi pada 2026
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.05
Bulog Perkuat Kolaborasi untuk Amankan Penyerapan Tebu Petani Blora
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 16.58
Mentan tegaskan pabrik gula wajib miliki kebun tebu demi swasembada
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 17.49
BULOG Perkuat Kolaborasi untuk Menjamin Penyerapan Tebu Petani Blora
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 16.53