Kementan Klaim RI Swasembada Gula Konsumsi pada 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pertanian memprediksi Indonesia akan mencapai swasembada gula konsumsi pada tahun 2026, lebih cepat dari target awal 2027. Capaian ini didukung oleh program peremajaan tanaman tebu tua melalui metode 'bongkar ratoon plus'. Produksi gula nasional tahun ini diperkirakan mencapai 3,018 juta ton, melampaui kebutuhan konsumsi nasional sebesar 2,84 juta ton per tahun.
Pemerintah memberikan berbagai dukungan untuk menjaga surplus ini, mulai dari penyediaan benih unggul, subsidi pupuk ZA, akses KUR hingga Rp500 juta, serta perjanjian pembelian produksi petani. Kapasitas pengolahan pabrik gula nasional yang mencapai 4 juta ton masih memiliki ruang untuk menampung tambahan produksi sekitar 1 juta ton. Namun, produktivitas tebu menurun setelah empat tahun siklus tanam, sehingga penataan varietas menjadi penting.
Meskipun produksi gula konsumsi sudah melimpah, kebutuhan industri gula rafinasi masih bergantung pada impor karena sekitar 11 pabrik rafinasi belum terintegrasi sepenuhnya dengan pasokan domestik. Kementan menargetkan penyelesaian peremajaan pada 130 ribu hektare pada 2026.
Bagikan
Berita terkait
Mentan tegaskan pabrik gula wajib miliki kebun tebu demi swasembada
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 17.49
Program Bioetanol E50 Mendesak Butuh Tambah Lahan, Begini Kata Petani
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 10.40
Rasio Elektrifikasi RI 99%, Tapi 10.000 Desa Masih Gelap Gulita
Detik.com · 22 September 2026 pukul 12.15
Pemerintah Siapkan Peta Jalan Integrasi Gula Konsumsi dan Rafinasi
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 11.32