Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menarik utang baru senilai Rp 506 triliun hingga akhir Agustus 2026, mewakili 60,8 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp 832,2 triliun. Realisasi ini terdiri dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp 527,4 triliun (66 persen dari target Rp 799,5 triliun) dan pinjaman bersih sebesar minus Rp 21,4 triliun. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan pembiayaan ini masih on track sesuai rencana APBN dan akan terus dipantau hingga akhir tahun.
Pasar SBN Indonesia tetap solid meski pasar keuangan global mengalami ketidakpastian. Spread SBN 10 tahun rupiah terhadap instrumen pembanding global berada di level 120 basis poin, sementara spread Indonesia dengan negara pembanding berada di 217 basis poin, yang mendukung aliran modal asing. Rasio penawaran terhadap jumlah yang dimenangkan (bid to cover ratio) lelang SBN mencapai rata-rata 2,53 kali, lebih tinggi dari rata-rata lelang SUN sebesar 1,88 kali.
Realisasi belanja bunga utang hingga Agustus 2026 mencapai Rp 394,2 triliun, terdiri dari Rp 366,4 triliun dalam negeri dan Rp 27,8 triliun luar negeri. Pemerintah juga mencatat realisasi pembiayaan investasi sebesar Rp 62,6 triliun yang disalurkan melalui berbagai lembaga seperti Bulog, LPDP, FLPP, Elman, LKI, PT SMI, dan BPD LH untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 13.23
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 T hingga Agustus 2026
Detik.com · 18 September 2026 pukul 12.58
Pemerintah Tarik Utang Rp 506 Triliun, Ini Sumbernya
ANTARA News · 18 September 2026 pukul 11.37
Pemerintah tarik utang Rp506 triliun per Agustus 2026
Berita terkait
Subsidi BBM-Listrik Bengkak Jadi Rp 331 T, Naik 52%
Detik.com · 18 September 2026 pukul 11.34
Utang Warisan Krisis 1998 Rp 640 Triliun Akhirnya Lunas
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 11.20
Harga Minyak Melampaui Asumsi APBN, Suahasil Ingatkan Risiko Subsidi Energi
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 10.40
Ekonom Soroti Utang Baru RI Rp876 T, Rp650 T Buat Bayar Bunga
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.40