Harga Minyak Melampaui Asumsi APBN, Suahasil Ingatkan Risiko Subsidi Energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan harga minyak mentah US$89,2 per barel pada Agustus 2026 jauh di atas asumsi APBN sebesar US$70 per barel. Kenaikan harga ini menimbulkan dampak ganda: meningkatkan penerimaan pajak dari sektor migas K3S, namun sekaligus memaksa pemerintah menanggung belanja subsidi energi untuk menjaga stabilitas harga dalam negeri. Suahasil menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap dinamika harga minyak agar APBN tetap on track. Selain itu, lifting minyak 575.600 barel per hari masih di bawah target APBN 610.000 barel per hari, memperparah ketidakpastian anggaran.
Bagikan
Berita terkait
Ekonom nilai penunjukan Suahasil jaga kesinambungan kebijakan fiskal
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 17.21
Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel, Defisit APBN Dijaga Tetap di Bawah 3%
kumparan · 10 September 2026 pukul 17.31
Harga Minyak US$100, Purbaya: APBN Masih Aman, Defisit di Bawah 3%
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.19
Menkeu siapkan langkah jaga APBN jika harga minyak dunia melonjak
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 19.28