Pemerintah Ungkap Alasan Tak Naikkan Harga BBM Subsidi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542212/original/065975700_1774936641-2.jpg)
Pemerintah Indonesia memutuskan tidak menaikkan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar hingga akhir tahun 2026. Kebijakan ini ditegaskan oleh Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman sebagai langkah melindungi daya beli masyarakat menengah ke bawah serta mengendalikan inflasi nasional. Harga BBM subsidi diprioritaskan karena dampak besar pada sektor produktif seperti nelayan dan petani. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menambahkan bahwa pemerintah terus memantau harga minyak global namun keselamatan ekonomi masyarakat tetap menjadi prioritas, meski menimbulkan beban fiskal. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto yakin APBN mampu menjadi bantalan untuk menahan guncangan geopolitik seperti konflik Rusia-Ukraina dan perang di Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 14.30
Konflik Timur Tengah Pangkas 25% Sumber Impor BBM, ESDM Cari Alternatif
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 14.05
ESDM Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Stok Aman 20 Hari ke Depan
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 13.30
Jaga Inflasi, ESDM Tegaskan Harga BBM Subsidi Tidak Naik
Berita terkait
Inflasi Zona Eropa Memanas Jadi 3,8%, Tertinggi dalam 3 Tahun Terakhir
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 20.53
Harga Solar Lagi 'Ngamuk', Eropa Ketar-ketir!
Detik.com · 30 September 2026 pukul 10.10
Bos IMF Peringatkan Dunia 'Winter is Coming!', Ada Apa?
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 17.05
Ancaman AS Setop Ekspor Diesel Makin Serius! Eropa Bakal Kelabakan, Pasar Energi Remuk
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 08.17