Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sukses Cetak Laba Kedua Kali, GOTO Sebut Harga Saham Rp50 Undervalued

CFO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Simon Ho, menyatakan bahwa harga saham GOTO saat ini Rp50 masih undervalued atau tidak mencerminkan nilai fundamental perusahaan. Hal ini setelah GOTO mencetak laba bersih kedua kalinya berturut-turut, dengan laba Rp252 miliar pada kuartal II-2026 setelah Rp171 miliar di kuartal I-2026.

Dari segi kinerja, nilai transaksi kotor (GTV) inti grup tumbuh 83% year-on-year menjadi Rp164 triliun, sementara pendapatan bersih naik 31% year-on-year mencapai Rp5,7 triliun. EBITDA grup yang disesuaikan meningkat lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya, melampaui Rp1,0 triliun untuk pertama kali. GoTo mempertahankan pedoman EBITDA Grup disesuaikan untuk setahun penuh di Rp3,2-3,4 triliun, namun menurunkan pedoman Layanan On-Demand menjadi Rp1,4-1,5 triliun akibat pembatasan komisi 8%, dan menaikkan pedoman Fintech menjadi Rp1,7-1,8 triliun.

Selain itu, GoTo akan membatalkan 32,19 miliar saham treasuri hasil buyback. Pada semester I-2026, perusahaan mencatat laba Rp607 miliar, membalikkan kerugian Rp580 miliar di semester I-2025, dengan pendapatan bersih naik 28,4% menjadi Rp10,99 triliun. Laba usaha juga berubah positif menjadi Rp782 miliar dari rugi Rp172 miliar, dan aset meningkat menjadi Rp47,47 triliun dengan kas Rp23 triliun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait