Penerbangan Bali-Timor Leste Batal Imbas Pesawat Tertahan di Soetta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penerbangan Citilink QG500 rute Denpasar (Bali) ke Dili (Timor Leste) dibatalkan karena pesawat tidak dapat berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pembatalan menjadi salah satu dampak force majeure yang mengganggu operasional bandara. Dari 94 penumpang yang dibatalkan, pihak Imigrasi Ngurah Rai melakukan penyesuaian administrasi keimigrasian melalui aplikasi perlintasan, sehingga data administrasi sesuai kondisi aktual. Hingga laporan dibuat, tidak ditemukan penumpang yang mengalami overstay. Pelayanan keimigrasian di TPI Ngurah Rai tetap berjalan normal meski terdampak erupsi GAK. Kepala Imigrasi Ngurah Rai memantau perkembangan penerbangan internasional melalui arahan Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Surat Nomor IMI.8-GR.09.06-045 tanggal 2 September 2026 tentang optimalisasi pemeriksaan imigrasi dalam kondisi kahar.
Bagikan
- penerbangan bali timor leste
- abu vulkanik krakatau
- force majeure bandara
- imigrasi bali normal
- 94 penumpang dibatalkan
Berita terkait
Catat! Ini Syarat Dana Nasabah Bank yang Dijamin LPS
Detik.com · 6 September 2026 pukul 22.00
Raja Gula Dunia dari RI, Bisnis Runtuh dalam Semalam
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 22.00
AHY: Kita Patut Belajar dari 10 Tahun Pemerintahan SBY
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 22.00
Kemenhub Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Erupsi Anak Krakatau, 170.000 Penumpang Terdampak
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 21.39