Penetapan Lahan Pertanian 'Abadi' Capai 87,52%, Selesai 3 Tahun Lebih Cepat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN menyatakan penetapan Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B) mencapai 87,52% secara nasional, melebihi target awal tahun 2029 yang sudah ditetapkan dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2025. Capaian ini dcapai tiga tahun lebih cepat dari rencana. Namun, 7 provinsi masih di bawah standar 87%, yaitu Riau, Jambi, Banten, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Papua. Pemerintah memberikan tambahan waktu untuk provinsi-provinsi tersebut meningkatkan penetapan lahan pertanian yang dilindungi. Selama masa penambahan, lahan yang sudah ditetapkan tidak boleh diubah fungsi. Dengan komitmen kepala daerah melalui Surat Keputusan sementara, target yang seharusnya selesai tahun 2029 kini dapat diselesaikan tahun 2026.
Bagikan
Berita terkait
Beras Bulog Turun Mutu 380 Ribu Ton Bakal Dilelang Rp 11 Ribu/Kg
Detik.com · 7 September 2026 pukul 14.18
Zulhas Ungkap Produktivitas Kedelai RI 1 Ton per Ha, di Negara Maju Bisa 10 Ton
kumparan · 4 September 2026 pukul 20.00
Rakyat Tertipu Beras Fortifikasi, Amran: Katanya Bervitamin Ternyata Tidak
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 17.22
Normalisasi SS Kalen Kendal Dikebut, Pemkab Bekasi Pastikan Pasokan Air Irigasi Petani
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 21.00