Rakyat Tertipu Beras Fortifikasi, Amran: Katanya Bervitamin Ternyata Tidak
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menemukan 93% sampel beras fortifikasi dari 178 sampel di 11 provinsi tidak memenuhi standar. Mayoritas produk yang diklaim sebagai beras fortifikasi tidak mengandung zat gizi yang diharapkan. Harga jualan beras fortifikasi Rp40.000 per kg, jauh lebih tinggi daripada beras biasa Rp13.500 per kg, membuat konsumen berpotensi mengalami kerugian ekonomi. Temuan ini menunjukkan pelanganan klaim fortifikasi pada pelabelan produk.
Bagikan
Berita terkait
Ikut Kecewa Saksi JPU Mangkir di Sidang Richard Lee, Doktif: Ada Konsekuensi Hukumnya!
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 18.00
Faktor Ini Disebut Bikin Beras Fortifikasi Tak Sesuai SNI Merajalela
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.50
Keracunan MBG Bukan Insiden, Tapi Bom Waktu
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 19.10
100 Siswa di Nganjuk Diduga Keracunan MBG, Penyebab Masih Dicari
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 19.07