Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Pengamat Blak-blakan: Kepercayaan Publik ke Jokowi Mulai Memudar, PSI Kena Dampaknya

Pengamat politik M. Jamiluddin Ritonga dari Universitas Esa Unggul menilai penurunan kepercayaan publik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdampak pada elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Survei terbaru Poltracking Indonesia mencatat elektabilitas PSI sebesar 2,3 persen, lebih rendah dibandingkan hasil Pileg 2024 yang mencapai 2,81 persen. Jamiluddin menyatakan bahwa safari politik Jokowi ke berbagai daerah seperti Lampung dan NTT belum memberikan dampak signifikan bagi PSI.

Menurut Jamiluddin, salah satu faktor utama adalah menurunnya efektivitas Jokowi sebagai figur endorsement. Ia menjelaskan bahwa endorsement yang efektif membutuhkan kredibilitas dan integritas yang kuat dari sosok yang memberikan dukungan. Saat ini, sebagian masyarakat tidak lagi memandang Jokowi sebagai figur yang kredibel dan berintegritas tinggi.

Jamiluddin menyampaikan bahwa kontroversi terkait dugaan ijazah palsu Jokowi yang belum terselesaikan, serta beberapa kebijakan era pemerintahannya seperti pasal UU ITE yang dianggap membatasi kritik dan revisi UU KPK yang menuai penolakan, menjadi kontributor penurunan kepercayaan publik. Akibatnya, dukungan politik dari Jokowi tidak lagi mampu mendongkrak elektabilitas PSI secara signifikan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait