Pengamat: Jangan Hanya Menhut, Bos Sawit Harus Diseret
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menilai tuntuan publik agar Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni diberhentikan terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak cukup hanya fokus pada level menteri. Menurutnya, ada pihak yang lebih tinggi dari Raja Juli yang patut dicurigai dalam dugaan pembakaran hutan untuk kepentingan perkebunan sawit. Gigin menyatakan bahwa banyak tuntutan hanya mengarah pada pencopohan Menhut, padahal menurutnya, bos perkebunan sawit juga harus ditelusuri.
Gelombang tuntutan reshuffle kabinet muncul setelah publik menilai pemerintah gagal mengatasi Karhutla yang semakin luas di Kalimantan dan Sumatra. Data internal kementerian menunjukkan area terbakar nasional telah melebihi 202.000 hektare.
Kritik mencerminkan ketidakpuasan publik terhadap penanganan krisis lingkungan yang dianggap tidak efektif, terutama setelah Presiden Prabowo Subianto turun langsung memimpin operasional penanganan di Kalimantan Tengah tanpa melibatkan Menteri Kehutanan dalam rapat darurat di Bandara Tjilik Riwut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.25
Polda Sumsel Gandeng Mahasiswa Edukasi 2.415 Warga Cegah Karhutla
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.25
Asap dan Debu Karhutla Masuk Rumah, Warga di Kobar Nyapu 6 Kali Sehari
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 06.46
FOTO: Sukhoi RI Tergelincir, Orangutan Pingsan Akibat Karhutla Kalbar
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 17.27
Ancaman Karhutla di Bali Meluas: Dari Nusa Penida hingga Buleleng
Berita terkait
FOTO: Hutan Lindung Gambut Londerang Jambi Terbakar
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 00.01
Ketua MPR: Pemerintah Serius Tangani Karhutla Meski Medan Tak Mudah
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 21.13
Polda Riau Komitmen Tindak Tegas Pelaku Karhutla Tanpa Kompromi!
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.03
Polda Riau: Karhutla Mayoritas karena Kesengajaan untuk Buka Lahan Sawit
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.48